Berisi tulisan masalah sederhana tentang sosial, budaya dan sejarah yang ditulis JAMRIN ABUBAKAR. Menginformasikan pula dinamika "gerakan literasi" di KOTA PALU dan DONGGALA, sekaligus menjadi media pemasaran buku-buku terbitan lokal.
Minggu, 13 Februari 2011
MENGGUGAT KEBUDAYAAN TADULAKO DAN DERO POSO (Dalam Proses untuk Penerbitan)
APA dan siapa sebenarnya Tadulako? Benarkah dia seorang hero dari zaman megalitikum yang jago perang, tapi akhirnya mati tragis di tangan kekasih yang dikhianatinya? Kenapa kemudian terjadi kontroversi yang melibatkan tokoh-tokoh intelektual tentang perlu dan tidaknya dibentuk “Kebudayaan Tadulako” di Sulawesi Tengah?
Buku ini akan menjawab sekaligus menjadi catatan awal tentang mitologi Tadulako yang menjadi simbol perekat sosial budaya sejumlah etnis di Sulawesi Tengah. Dan ada masa tertentu tarian pergaulan (Dero) dari Poso dibenci dan dirindu, tapi kenapa politisi “demam dero?”
Rabu, 19 Januari 2011
CERITA LEGENDA YANG TERPENDAM DARI SULAWESI TENGAH
RINGKASAN CERITA
1. TERJADINYA LEMBAH PALU: Pertarungan belut raksasa (Lindu) dengan anjing Labolong milik pelaut Sawerigading mengakibatkan gempa bumi dahsyat. Banjir bah dan tanah longsor menutupi teluk Kaili menjadi lembah. Sedangkan kedua binatang itu mati dan hayut terbawa banjir dengan bekas yang dilalui menjadi Sungai Palu.
2. LEGENDA BENGGA BULA: Putri cantik raja Kaili terpaksa diasingkan karena tertular penyakit cacar di seluruh tubuhnya. Dalam pengasingan itu, ia dijilat Bengga Bula (kerbau butih) sehingga bisa sembuh. Sejak itulah sebagian suku Kaili pantang mengkonsumsi daging kerbau putih, karena takut melanggar sumpah leluhurnya.
3. LEGENDA PUTRI YAMAMORE DI PUSENTASI: Yamamore putri seorang Raja Towale melarikan diri dari istana demi menghindari perkawinan paksa. Dalam pelariannya, ia bersembunyi dengan cara mencemplungkan diri ke dalam telaga air asin. Maka sejak itulah Yamamore menghilang dan tempatnya dinamai pusat laut atau Pusentasi.
4. LEGENDA DANAU DAMPELAS: Berawal dari keinginan Sang Pelaut menaklukkan Negeri Dampelas, akhirnya terjadi perlawanan dari Mahadia. Peperangan pun terjadi hingga telaga yang dijadikan area pertarungan kemudian menjadi Danau Dampelas di Desa Talaga.
RIWAYAT SINGKAT PENULIS
1. TERJADINYA LEMBAH PALU: Pertarungan belut raksasa (Lindu) dengan anjing Labolong milik pelaut Sawerigading mengakibatkan gempa bumi dahsyat. Banjir bah dan tanah longsor menutupi teluk Kaili menjadi lembah. Sedangkan kedua binatang itu mati dan hayut terbawa banjir dengan bekas yang dilalui menjadi Sungai Palu.
2. LEGENDA BENGGA BULA: Putri cantik raja Kaili terpaksa diasingkan karena tertular penyakit cacar di seluruh tubuhnya. Dalam pengasingan itu, ia dijilat Bengga Bula (kerbau butih) sehingga bisa sembuh. Sejak itulah sebagian suku Kaili pantang mengkonsumsi daging kerbau putih, karena takut melanggar sumpah leluhurnya.
3. LEGENDA PUTRI YAMAMORE DI PUSENTASI: Yamamore putri seorang Raja Towale melarikan diri dari istana demi menghindari perkawinan paksa. Dalam pelariannya, ia bersembunyi dengan cara mencemplungkan diri ke dalam telaga air asin. Maka sejak itulah Yamamore menghilang dan tempatnya dinamai pusat laut atau Pusentasi.
4. LEGENDA DANAU DAMPELAS: Berawal dari keinginan Sang Pelaut menaklukkan Negeri Dampelas, akhirnya terjadi perlawanan dari Mahadia. Peperangan pun terjadi hingga telaga yang dijadikan area pertarungan kemudian menjadi Danau Dampelas di Desa Talaga.
RIWAYAT SINGKAT PENULIS
Jamrin Abubakar:
Seorang penulis masalah seni dan budaya dengan aktivitas di Kota Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah. Lahir di Desa Kombo, Kecamatan Dampal Selatan, Kabupaten Tolitoli. Menyelesaikan pendidikan terakhir di Universitas Tadulako, FISIP Jurusan Sosiologi. Memulai kariernya tahun 1990 dengan mempublikasikan artikel di surat kabar terbitan Kota Palu dan beberapa tulisan dimuat media terbitan Jakarta. Di antara bukunya yang diterbitkan; Wajah Kesusastraan Indonesia di Palu, stensilan (1995), Mengenal Khazanah Budaya dan Masyarakat Lembah Palu (1999), Orang Kaili Gelisah Catatan Kecil Seorang Wartawan (2010), Menggugat Kebudayaan Tadulako dan Dero Poso (2011) dalam prosespersiapan. Saat ini sedang menulis beberapa buku yang berkaitan dengan Sulawesi Tengah.
E-mail:nosintora@yahoo.co.id, palupustaka@yahoo.co.id. Facebook: Jamrin Abubakar. Blog:jamrindonggala.blogspot.com,catatanjamrin.blogspot.com, kompasiana.com/jamrin_abubakar.
HP: 081354535777
Rabu, 22 Desember 2010
Selasa, 21 Desember 2010
Langganan:
Postingan (Atom)





